Selasa, 19 Agustus 2008

Kekalahan dan Kebanggaan

Renita, demikian nama kapten basket di sebuah sekolah terkenal itu. Body kecil penampilan agak manja-manja, namun garang di lapangan. Keuletannya dan kepemimpinannya mampu membawa timnya menjuarai beberapa kejuaraan.

Pada kejuaraan terakhir tim basket sekolah mereka berada di atas angin. Dijagokan banyak pihak akan menyabet juara. Kenyataan tidak selalu menyenangkan. Di partai final mereka kalah. Bukan karena kalah kualitas, tetapi lebih banyak melakukan kesalahan sendiri dan tidak mampu memanfaatkan peluang. Lebih dari 20 tembakan bebas hanya mampu disarangkan 2 saja.

Aneka kesalahan sendiri membuat kepercayaan diri makin merosot. Sebaliknya tim lawan semakin berada di atas angin. Di akhir pertandingan mereka harus pulang dengan deraian air mata. Hal ini sangat kontras dengan kondisi ketika mereka berangkat. Kebanggan yang tadi terpancar lenyap tak berbekas.

Tidak ada orang yang bangga dengan kekalahan. Kebanggaan muncul tatkala mendapatkan kemenangan. Sedangkan kekalahan hanya menghadirkan kekecewaan dan rasa malu. sekali lagi, tidak pernah ada kebanggan dalam kekalahan.

Kekalahan dan kebanggan kerapkali muncul dari ego. Tatkala kemampuan diri(tim) kalah dengan pihak lain, perasaan kita seolah hancur. Seolah-olah kita tak berguna lagi. Sebenarnya, dari manakah berasal segala kekuatan dan kelemahan itu? Ketiga kuat dan menang, terkadang kita menjadi jumawa dan sombong. Ketika kalah kita minder dan patah semangat.
Sejatinya kekalahan dan kemenangan adalah dua sisi yang sangat mengagumkan. Orang tidak akan kuat tanpa mengalami kekalahan. Sebaliknya orang tidak akan memiliki rasa percaya diri tanpa kemenangan. Mesti mengalami kekalahan agar menjadi rendah hati dan tidak sombong. Orang mesti mengalami kemenangan untuk menguatkan kepercayaan diri dan keyakinan.
Kekalahan dan kebanggaan adalah dua sisi yang berkaitan. Kalah tanpa patah semangat dan menang tanpa menjadi sombong adalah sebuah kebanggaan. Kalah yang terhormat dan menang yang elegan akan mendatangkan kebanggaan.

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda